Tuesday, 24 February 2009

6 Makanan Pendongkrak Kesuburan Calon Ayah



6 Makanan Pendongkrak Kesuburan Calon Ayah


Pada lazimnya, setiap pria memproduksi sperma setiap saat. Namun jumlah dan mutunya tergantung pada apa yang dikonsumsi. Agar sperma berkualitas, pilihlah makanan yang kaya akan asam lemak esensial, vitamin A, B, C dan E, seng dan magnesium.
Berikut beberapa jenis sumber pendongkrak kesuburan calon ayah :
  • Tomat : Jangan menganggap remeh buah tomat. Kulit dan buahnya yang merah terbukti sarat kadar likopen yang mengandung senyawa alami antioksidan. Likopen mampu membuat sperma jadi lebih gesit. Jika Anda termasuk pria kurang subur, rajin minum jus tomat mampu meningkatkan jumlah sperma secara nyata.
  • Semangka : Mengandung salahsatu komponen karotenoid yakni likopen. Selain sebagai antipenuaan dini dan antikanker, kadar likopen pada semangka mampu memperbaiki kesuburan dan mendorong gairah seks pria. separuh semangka setara dengan 20 mg likopen.
  • Jambu biji : Khasiat jambu biji bukan cuma untuk menangkal penyakit demam berdarah saja. Likopen yang terdapat didalamnya berkhasiat menyuburkan sistem reproduksi pria dan mampu meningkatkan vitalitas. Minum jus jambu secara rutin mampu mendongkrak kembali kesuburan pria. Dari sebuah jambu biji mengandung 80mg likopen.
  • Daun kemangi : daya tahan hidup sperma penting agar proses pembuahan sel telur berhasil. Daun kemangi selain berkhasiat menghilangkan bau badan (BB) dan bau mulut ternyata mengandung arginine yang memperkuat daya tahan hidup sperma, mencegah kemandulan dan menurunkan gula darah.
  • Wortel : Sebagai sayuran kaya nutrisi juga gudangnya betakaroten, mampu mencegah penimbunan gula darah dan kerak lemak penyebab impotensi. Senyawa porfirin mendorong kelenjar pituitari agar menaiikan kadar hormon testosteron. Kandungan testosteron dalam darah meningkat maka gairah seksual pun makin membara.
  • Daun Katuk : Daun katuk terbukti berkhasiat menambah kesuburan, menambah mutu dan jumlah sperma. Tujuh senyawa aktif yang dikandungnya dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid. dalam tubuh pria senyawa aktif ini merangsang pembentukan hormon keperkasaan dan produksi sperma pun melaju pesat seiring dengan peningkatan kualitasnya.
Read More..

Sunday, 22 February 2009

Olahraga Berlebihan Menghambat Kehamilan

Olahraga Berlebihan Menghambat Kehamilan

Sejatinya, olahraga memang banyak memberikan manfaat bagi kebugaran juga kesehatan fisik seseorang. Tapi anggapan itu tidak akan berlaku lagi justru menjadi bumerang jika dilakukan secara berlebihan. Menjadi bumerang karena olahraga yang belebihan bisa menyebabkan seorang wanita menjadi sulit hamil karena mengganggu siklus haid berupa pemendekan siklus luteal dan amanorhea sekunder. Meski perihal mekanisme mengapa olahraga berlebihan membuat wanita suli hamil belum jelas, namun diduga disebabkan oleh penurunan produksi gonadotropin, peningkatan produksi endofrin dan kortisol

Read More..

Monday, 9 February 2009

Infertilitas Hambat Hadirnya Momongan



Infertilitas Hambat Hadirnya Momongan


Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, sekitar 50-80 juta pasangan mengalami kesulitan mendapatkan keturunan. Masalah ketidaksuburan (infertilitas) ini tentu merisaukan, tak hanya bagi pasangan suami-istri (pasutri), juga keluarganya. Diperkirakan sekitar 10-15 persen pasangan usia subur mengalami masalah infertilitas. Di Amerika Serikat, Infertilitas juga kian mengingkat.

Ketidaksuburan pada pasangan suami-istri menurut dr. Indra NC Anwar, SpOG, didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk menghasilkan kehamilan setelah satu tahun usia pernikahan. Dimana selama satu tahun itu pasangan tersebut tidak menggunakan alat kontrasepsi, baik dari pihak suami maupun istri dan secara teratur melakukan hubuungan seks.

”Seorang dinyatakan infertil atau kurang subur jika dalam satu tahun pernikahan dengan hubungan suami-istri usia produktif (di bawah 35 tahun) secara teratur tanpa alat kontrasepsi tetapi belum hamil juga, segeralah memeriksakan diri,” tukas dokter Indra.

Sebab, untuk bisa hamil, kata dr. Irsal Yan, SpOG, organ reproduksi wanita harus berada dalam kondisi sehat. Jika ada masalah seperti saluran telur yang tersumbat, pematangan sel telur yang tidak sesuai jadwal, adanya endometriosis, masalah di rahim dan mulut rahim (miom), ataupun disfungsi seksual, maka dapat diprediksi bahwa kehamilan akan terhambat.

“Stres berperan besar menyumbang angka kemungkinan infertilitas, yaitu sebesar 15-20%. Ketika seseorang mengalami kondisi jiwa demikian, bisa menyebabkan gangguan ovulasi, spermatogenesis, spasme tuba fallopi, dan disfungsi seksual yaitu menurunnya frekuensi hubungan suami istri,” ujar ahli Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Irsal Yan.

Aspek gaya hidup ternyata juga menyumbang 15 persen-20 persen pengaruh terhadap angka kejadian infertilitas. Salah satunya kata dokter Indar yakni tren menunda usia perkawinan demi alasan mengejar karier yang cukup marak beberapa tahun belakangan ini. Padahal, tingkat kesuburan wanita akan menurun mulai usia 35 tahun ke atas.

"Setiap mengalami menstruasi, cadangan sel telur akan terus berkurang dan lama kelamaan akan habis sehingga terjadilah menopause sehingga indung telur berhenti memproduksi sel telur," tukas dokter Indra.Tapi pada pria lain ceritanya, dimana pria memiliki pabrik sperma yang terus memproduksi tiap hari dan usia tidak membatasi tingkat kesuburan.

Agar keinginan menimang buah hati cepat terwujud, sebaiknya mengurangi mengonsumsi fast food atau junk food. Pasalnya, makanan sejenis fast food dan junk food menjadi pemicu seseorang kelebihan berat badan sehingga mempersulit kehamilan. Sulit hamil juga terjadi kepada mereka dengan berat badan yang terlalu kurus. Faktor penghambat kehamilan lainnya adalah efek konsumsi obat-obatan, serta kanker dan terapinya.

Tapi jika hal itu sudah Anda terapkan, tapi belum juga ada tanda-tanda kehamilan, jangan lekas berkecil hati. Berkat kemajuan juga teknologi kedokteran, ketidaksuburan pada pasangan suami istri saat ini bukanlah harga mati. Pasalnya persoalan ketidaksuburan yang dapat disembuhkan. Anda masih bisa menempuhnya dengan pengobatan konvensional untuk menghilangkan faktor penyebab, memicu produksi sperma, memperbaiki pematangan sperma, memperbaiki transpor sel, dan mencegah kerusakan sel sperma. Cara lain, dengan teknologi reproduksi bantuan dengan cara oprasei hingga inseminasi buatan (bayi tabung).

Menurut dr. Irsal Yan, SpOG

ada 7 kondisi ideal untuk terjadinya kehamilan:

Hubungan seksual normal, dilakukan 2 hingga 3 kali dalam seminggu
Hubungan seksual tepat waktu atau teratur
Mulut rahim atau cairan mulut rahin baik
Saluran telur paten (tidak tersumbat) dan berfungsi normal
Rahim/dinding rahim normal
Ada sel telur yang berkembang & ovulasi
Ada sperma dengan jumlah/kualitas baik serta memadai by: 9 months
Read More..

Thursday, 5 February 2009

Lima Tanda Mau Melahirkan



Lima
Tanda Mau Melahirkan


Salahsatu pertanyaan yang paling bikin ibu hamil penasaran adalah…kapan yaa saya melahirkan? Simak yu bu…apa saja sih indikasi paling menonjol yang menandai akan segera melahirkan...

Tanda bercak darah: Bercak darah merah muda, atau agak kecoklatan atau seperti selaput warna merah ketika anda sedang berkemih atau waktu mau ganti celana dalam ternyata ada tanda-tanda itu. Tanda-tanda ini menandai servik mulai menujukkan perubahan dengan cara menipis atau mendorong kebawah untuk persiapan melahirkan. Jangan panic dulu ya bu! Karena tanda ini juga suka muncul saat ibu baru selesai berhubungan intim di trimester ketiga kehamilan. Apakah ini sudah saatnya melahirkan? Waktunya memang sudah semakin dekat bukan alam hitungan minggu namun sudah berubah kira-kira beberapa jam ke depan.

Lendir yang agak bergumpal: serviks sebenarnya “disumbat” oleh segumpal lendir tebal yang melindungi bayi anda selama masa kehamilan dengan cara membloking sesuatu masuk ke uterus. Saat serviks berubah dan semakin menipis, bagian dari blok lendir itu Bloody show is a pink, brown or red tinged mucous that can be found when wiping while gsedikit demi sedikit dilepas. Berapa banyak yang anda lihat tergantung pada seberapa cepatnya perubahan ini terjadi. Anda mungkin hanya memperhatikan peningkatan perubahan ini atau sebaliknya anda melihat blok lender ini keluar dalam jumlah yang agak banyak saat anda sedang berjalan ke kamar kecil. Apakah ini juga tanda akan melahirkan. Ya…kemungkinan dalam beberapa jam ke depan anda akan melahirkan.

Ingin buang air besar: Buang air besar adalah cara alamiah dari tubuh anda saat akan melahirkan. Ini juga sekaligus membantu membersihkan perut anda sekaligus member tempat lebih leluasa bagi bayi untuk lahir dengan cepat melalui vagina. (ingat ya bu…vagina dan rectum hanya terpisah beberapa sentimeter saja). Apakah ini saatnya untuk melahirkan?...ya..bu beberapa jam ke depan ibu sudah akan melahirkan.

Kontraksi :
kontraksi membantu servik untuk semakin menipis dan melunak sehingga mempermudah jalan lahir bagi bayi anda. Banyak wanita yang mengalami kontraksi justru saat-saat sudah amat dekat waktu proses kelahiran. Perbedaan antara kontraksi melahirkan dan kontraksi sebelum proses melahirkan adalah dari durasinya yang lebih lama, frekuensinya, kekuatannya dan intensitas dari kontraksi saat proses kelahiran. Kontraksi pada saat kelahiran tekanannya lebih kuat, lebih panjang dan waktunya pendek-pendek.

Sakit punggung : tiba-tiba nyeri di punggung semakin sering dan tak tertahankan. Tapi tiba-tiba hilang lagi. Begitu terus berulang-ulang. Biasanya ini menjadi tanda kontraksi yang sebenarnya namun anda merasakannya sebagai sakit punggung. Jika sakit di punggung ini terus-terusan dan semakin sering maka anda sudah memasuki proses melahirkan karena posisi bayi biasanya sudah pada tempat yang tepat untuk segera lahir…nah..bu siap-siap ya..sebentar lagi dia hadir ke dunia…. by: ysm 9months
Read More..

Sering bercinta bikin cepat hamil?


Sering bercinta bikin cepat hamil?


Banyak orang beranggapan bahwa sebuah kehamilan dapat terjadi jika pasangan suami-isteri sering melakukan hubungan intim. Apa iya?

Mungkin Anda pernah dengar joke “Wah..baru sekali senggol saja hamil.” Begitu kira-kira jika seorang wanita dengan mudahnya hamil. Ini pertanda kalau kuantitas tidak berpengaruh pada sebuah kehamilan. Bahkan, keseringan ‘making love’ membuat sulit hamil. Justru kualitaslah yang menentukan kehamilan.

Jagalah kualitas hubungan seks Anda. Tingkatkanlah hubungan seks anda pada masa subur wanita. Rileklah saat anda melakukan sex. Jadikanlah keintiman anda berdua sesuatu yang sangat menyenagkan. by: 9 months Read More..

Wednesday, 4 February 2009

bank asi



BANK ASI


Idealnya sih bayi menyusu dari ibunya sendiri. Tapi kalau kondisinya tidak memungkinkan bagaimana ya? Memang tak semua ibu beruntung bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayinya.

Dengan informasi yang meluas mengenai manfaat ASI membuat sebagian wanita kini menyadari pentingnya memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya. Bahkan semakin sering menyusui, ASInya semakin melimpah.

Ada beberapa penyebab mengapa ibu tidak bisa memberikan ASI untuk bayinya sendiri, antara lain :

•kelahiran prematur, sehingga suplai ASI belum memadai untuk kebutuhan si bayi. Stres ibu yang melahirkan bayi prematur juga menyebabkan ASI tidak keluar.

•Ibu yang melahirkan bayi kembar dua atau tiga. Suplai ASInya tidak mencukupi kebutuhan si bayi kembar ini.

•Jika ibu menderita penyakit yang mengharuskan minum obat tertentu dan membahayakan kesehatan bayi, misalnya obat kemoterapi.

•Ibu menderita penyakit menular seperti Hepatitis atau HIV Aids.

•Mungkin ibu mengalami masalah kesehatan serius yang menyebabkan ASInya sama sekali tak dapat keluar.


Pihak Bank ASI akan mencatat alamat ibu pendonor , mengumpulkan ASI, menapis, memprosesnya dan menyimpan ASI donor itu. Karena bayi penerima ASI itu tidak bertalian darah dengan pendonor, beberapa langkah kemudian ditempuh untuk memastikan air susu itu aman diminum bayi dan tidak membahayakan kesehatannya. Dan susu ini saat disimpan di bank ASI hanya diberi label tanggal kadaluwarsa dan jumlahnya berapa ons, tanpa nama pendonor. Jadi waktu diterima oleh klien pemesan ASI donor hanya akan menerima ASI donor dengan label tanggal proses ASI , jumlah berapa ounce, saran pemakaian dalam sehari dan bisa digunakan untuk berapa lama. Bank ASI juga akan mencatat nama pendonor dan nama bayi yang menerimanya serta alamat jelas Anda dan bayi yang menerima ASI donor. Sehingga akan mudah bagi Anda untuk menghubungi bank ASI. Kalau bank ASI ini dekat dengan rumah Anda, Anda hanya tinggal datang saja dan bank akan mengirimkan dalam wadah pendingin setiap hari. Biaya yang dikenakan untuk satu ons ASI adalah US$ 3. Bahkan ada yang juga mengenakan ongkos kirim. Sebagian besar perusahaan asuransi menutup biaya ASI donor jika secara kesehatan diharuskan demikian.

Amankah?


Pemilihan dan pengetesan ASI mirip dengan yang dilakukan bank darah. Terbukti sudah 30 tahun dilakukan sebuah Bank ASI di Inggris dan belum pernah ada bayi tertular infeksi virus dan ASI ibu penyumbang. Tentu saja ibu yang bisa menyumbangkan ASInya dipilih dari ibu yang kesehatannya baik, tidak merokok, tidak menderita penyakit tidak mengkonsumsi obat ataupun alkohol. Bahkan mereka pun tidak boleh mengkonsumsi kafein. Calon pendonor ASI ini juga di tes Hepatitis dan HIV. Di Bank ASI ini kemudian susu dipasteurisasi untuk membunuh bakteri patogen. Sebelum dibekukan masih diuji lagi. Kalau masih ditemukan bakteri, susu tersebut dimusnahkan.

Bayi-bayi prematur di Inggris, Amerika, Australia, Kanada mampu bertahan hidup berkat ASI donor dari Bank ASI. Ibu yang tak mampu menyusui bayinya sendiri karena alasan kesehatan pun bisa mengandalkan bank ASI karenanya.

Berkat perkembangan teknologi dan teknik pasteurisasi serta proses uji ASI makin baik maka Bank ASI kini semakin banyak diandalkan untuk menyelamatkan bayi-bayi yang membutuhkannya.

Bagaimana di Indonesia

Keberadaan Bank ASI amat didukung oleh Unicef dan WHO. Hanya saja proses uji kelayakan ASI ini membutuhkan peralatan canggih dengan dana yang tidak sedikit. Menurut Dr Yusfa Rasyid dari RS YPK, Bank ASI adalah isu besar dan luar biasa. Oleh sebab itu, banyak PR yang harus dilakukan terlebih dahulu di Indonesia sebelum bisa sampai ke sana.

Klinik Laktasi Carolus pernah melakukan praktek semacam bank ASI, dengan berbekal berbagai literatur mengenai bank ASI di luar negeri serta persetujuan dari 5 pemuka agama di Indonesia. Sayangnya hanya berjalan 3 tahun. Pasalnya, pihaknya hanya mampu melakukan tes kesehatan dan wawancara untuk calon ibu penyumbang. Tak ada screening dan teknik pasturisasi canggih seperti yang dilakukan bank ASI di luar negeri. Jadi tak dapat menjamin air susu sumbangan ibu 100% aman.

Sejarah Bank ASI


Konsep Bank ASI ini sudah populer sejakratusan tahun lalu, sejak para dokter tertarik pada kemampuan bayi dan anak-anak bertahan hidup berkat ASI. Donor bank ASI dibentuk dengan cara mengumpulkan, melakukan penapisan (screening), pemrosesan, dan distribusi ASI dari ibu yang mendonorkan ASInya. Untuk pertama kali di AS berdiri bank ASI di Boston, tahun 1911. Para ibu donor ini menerima sejumlah uang sebagai tanda terimakasih telah bersedia mendonorkan ASInya disamping untuk bayinya sendiri. ASI yang telah terkumpul itu kemudian dipasteurisasi untuk membunuh bakteri yang mungkin bisa membahayakan bayi penerima ASI donor. Tahun1943 The American Academy of Pediatrics merilis panduan untuk operasional Bank ASI. Pada tahun 1970, neonatology menjadi satu kajian tersendiri menangani bayi prematur untuk mampu bertahan hidup Sejak itu pula ASI donor menjadi menu utama bayi prematur dan jumlah bank ASI semakin meluas.

Awal 1980, jumlah donor bank ASI menurun drastis akibat isu penyakit AIDS dan berbagai infeksi lainnya. Seperti halnya darah, air susu juga bisa disusupi virus. Akibatnya penggunaan susu formula melonjak drastis. Ditambah lagi, susu formula ini dikembangkan agar bisa sesuai untuk bayi prematur. Namun demikian harus diakui, nutrisi komplit sebagaimana yang terdapat dalam ASI belum bisa memadai pada susu formula.

Kini dengan cara penapisan (screening) yang lebih ketat, Bank ASI kembali bangkit dan menjadi pilihan nutrisi yang dipilih oleh ahli kesehatan dan dokter anak. Bahkan pendonor cukup menelpon agar ASInya dijemput dengan tas khusus yang steril. Dan ASI donor hanya bisa diperoleh melalui Bank ASI yang resmi ditunjuk setelah melewati persyaratan ketat yang harus dipenuhi. Itu pun harus dengan resep yang memang ditujukan untuk bayi yang membutuhkan karena alasan medis atau anak-anak balita yang memang mengalami masalah kekebalan tubuh. Kesadaran terhadap manfaat ASI yang kini meluas, diharapkan lebih banyak lagi bayi prematur atau bayi sakit yang meninggal sia-sia.

Negara2 yg sudah memiliki Bank ASI : AS, Australia, Brazil, Bulgaria, The Czech Republic, Denmark, Finland, Kanada, Prancis, Jerman, Yunani, India, Inggris, Jepang, Norway, Swedia, Switzerland by:ysm 9months/ sumber : http://www.llli.org
Read More..

Saturday, 31 January 2009

UlangTahun 9Months yang Pertama

Tak terasa 9Months sudah setahun hadir ditengah-tengah khalayak pembaca. Sebagai Free Magazine, majalah ini sengaja kami launching dengan format kemasan mungil. Dengan demikian mudah dibawa kemanapun ibu hamil hendak membawanya. Bisa dibaca sambil menunggu dokter, di butik atau di salon saat menunggu pelayanan. Pas banget disimpan dalam tas yang kecil sekalipun

Majalah khusus kehamilan ini cocok untuk pasangan muda yang tengah menanti kehadiran si buah hati. Disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna dan yang pasti bermanfaat.
Tersedia ruang Tanya Jawab dengan dokter Obgyn dan juga dengan dokter Spesialis Anak, seputar masalah kehamilan, kesehatan kandungan dan tumbuh kembang buah hati Anda.
Pastinya kami juga menghadirkan profil profesi dokter obgyn atau yang lainnya. Sisi lain dari seorang dokter obgyn yang menarik untuk ditampilkan.

Majalah kami bisa diperoleh di beberapa rumahsakit pilihan yang menjadi Pick Up Points di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Untuk luar Jakarta kami baru mampu melayani di wilayah Cibubur, Bogor, Tangerang. Pickup Points 9Months juga berada di Kawasan Niaga Terpadu SCBD Sudirman, Senayan City, Mall Kelapa Gading, Kemang Square, ITC Kuningan serta beberapa Maternity & Baby Shop.

Untuk Edisi Ulangtahun 9Months, tentunya kami menyajikan berbagai artikel yang pasti amat dinanti-nanti pembaca.
Bagi Anda yang berada di luar jangkauan kami, bisa berlangganan dengan dikenai ongkos kirim. Untuk berlangganan silakan kontak :
redaksi 9months : telpon 021.5209770; faks 021 5710076 atau via email santi


Read More..

Thursday, 29 January 2009

our lovely doctor Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpRM



Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpRM

Berkah dari Tanah Suci

Boleh dibilang, perjalanan hidup Konsultan Tumbuh Kembang RS. OMC Pulomas, Jakarta, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpRM penuh ‘warna’. Barangkali, karena kredibilitasnya sebagai dokter rehabilitas medik, namanya cukup dikenal oleh beberapa klinik tumbuh kembang.

Totalitas dan profesionalisme, kunci keberhasilan pria yang akrab dipanggil Syarief ini. Jauh sebelumnya, ada yang tidak yakin ia akan berhasil seperti sekarang. Kendati tahu bidang rehabilitas medik tidak sepopuler bidang medis lain, Syarief menganggap itu bukan soal. “Saya menyukai tantangan,” katanya singkat tapi pasti.

Setidaknya, 14 tahun belakangan, bidang itu memberi peluang bagi Syarief yang kini di daulat menjadi koordinator medis Haji ONH Plus Patuna rutin menyambangi rumah Allah. Lantas apa korelasi antara rehabilitas medik dengan kesehatan jamaah haji? Syarief punya jawabannya. “Saya berfikir kalau kesehatan haji tidak digarap secara benar, hanya sebatas menghafal doa saja. Dia (jamaah haji) akan lupa kalau ibadah haji adalah ibadah fisik.”

Oleh sebab itu, Syarief meyakini banyak sekali ilmu perihal rehabilitas medik yang bisa diterapkannya. Langkah itu pula yang mendorongnya untuk melakukan penelitian tentang kesehatan haji khususnya mengenai kaki lepes dalam desistarsinya beberapa waktu lalu.

Dalam tempo yang relative singkat ia bahkan berhasil melakukan penelitian terhadap 1920 responden sampai ke Saudi Arabia. Hingga terciptalah alas kaki (insol) yang rancang khusus untuk jamaah yang memiliki problem dengan kaki lepes. “Akhirnya saya ciptakan alas kaki khusus agar cara jalannya lebih efisien. Bahkan bisa menghemat 20% dari energi yang keluar,” ujar mantan bintang radio ini. Setahun ini sudah 1000 insol ia ciptakan, meski mengaku sempat kualaham menerima pesanan tapi ia bisa mengatasinya.

Tidak hanya itu, dari panelitian tersebut, Syarief berhasil mendapatkan nilai skor kelelahan jamaah haji. Paling tidak selama mendampingi jamaah haji, ia memperoleh empat mutiara. Pertama menciptakan cetakan kaki sesuai sidik tapak kaki, menciptakan insol untuk membantu orang-orang berkaki leper maupun kaki normal untuk melangkah lebih efisien, mendapatkan latihan kontinyu, dan yang ke empat mendapatkan skor kelehan jemaah haji.

“Senang penelitian yang cukup makan waktu akhirnya ada hasilnya. Karena penelitian menurut saya bukan hanya diteliti tapi bagaimana bisa di publish”. Ia berharap, apa yang dilakukannya bisa bermanfaat paling tidak untuk dirinya sendiri, keluarga dan syukur-syukur bisa bermanfaat untuk orang banyak. by zoel 9 months


Biodata :
Istri : dr. Trisepta. S
Anak : Larisa Sabrina, Risyad Hilmy. F., Setya Raisa. W.
Jabatan : Konsultan Tumbuh Kembang RS. OMC Pulomas, Jakarta, Ketua Program Studi Pendidikan dokter FKIK UIN, Jakarta, Konsultan Rehabilitasi Medik MKRI, Koordinator Medis Haji ONH Plus Patuna, Konsultan Rehabilitasi Medik RSPP & RS Amanda

Read More..

Wednesday, 14 January 2009

Hand in hand xout cervical cancer


Hand in hand xout cervical cancer


hari/ tanggal : sabtu, 17 januari 2009
pukul : 09.00-13.00 wib
Tempat : wisma RNI lt.6 kuningan, jakarta
Pembicara : dr. H. Mukti Reksoprojo, Sp.OG
Moderator : dr.May Hizrani, MARS
Rumah sakit MMC

info/pendaftaran:
santi: 0818899990 / 021 5209770 Read More..

Monday, 12 January 2009

Kapan Bayi Boleh Terbang?






Tak ada permasalahan bayi dan anak yang tak bisa dijawab. Dokter Kiki akan menjawab pertanyaan Anda tentang seputar kesehatan bayi dan anak. Kirim ke editor-9months@halohalo.co.id


T: Kapan Bayi Boleh Terbang?
Orang tua saya tinggal di Makassar dan mereka ingin saya dan cucu pertama me- reka berkunjung dan tinggal selama beberapa hari di sana. Amankah membawa bayi terbang dengan pesawat udara? Di usia berapa bayi boleh terbang?
Ziza - Jakarta

J: Pertanyaan ini sulit di jawab karena belum ada ketentuan pasti usia berapa anak aman terbang dengan pesawat. Bahkan American Academy of Pediatric (AAP) pun belum menentukan batas usia minimal yang aman untuk terbang dengan pesawat. Keadaan yang dikhawatirkan oleh AAP adalah keamanan bayi/anak saat take off, landing atau turbulensi. Beberapa laporan cedera pada anak saat landing, take off atau turbulensi sudah banyak dilaporkan. AAP menyarankan agar bayi/anak < class="fullpost"> sementara ini masih belum ada yang sepakat namun sebaiknya tidak membawa bayi kecil neonates (kurang dari 1 bulan) karena faktor suhu, belum sempurnanya fungsi fisik pada bayi neonatus. Read More..

Asap Rokok Rusak Otak Janin


Asap Rokok Rusak Otak Janin

Ditilik dari segi manapun, rokok berdampak buruk bagi kesehatan. Tak hanya bagi yang menghisapnya, tetapi juga bagi perokok pasif. Termasuk janin yang berada dalam kandungan Bunda.

Hasil penelitian terbaru Lisa M Gatzke-Kopp dan Theodore P Beauchaine dari Universitas Washington di Seattle, menunjukkan ibu hamil yang kerap terpapar asap rokok atau perokok pasif secara terus menerus, terancam melahirkan bayi dengan masalah psikologi. Jurnal Child Psychiatry and Human Development menulis, dalam asap rokok terdapat zat-zat yang merusak otak. “Zat tersebut menimbulkan sensasi tenang atau rileks (dopamine),” terang Lisa.



Bukan hanya itu, dari penelitian tersebut juga diuraikan anak-anak yang lahir dari wanita perokok berat maupun ibu yang terpapar asap rokok cenderung memiliki perilaku mengacau, agresif, sering terlibat masalah, dan melanggar aturan dibandingkan dengan anak-anak dari ibu yang tidak merokok atau terpapar asap rokok. Bahkan tingkat kecerdasan cenderung rendah dan antisosial. Para ilmuwan meyakini, perilaku itu dikontrol oleh system dopamine otak.

Selain merusak otak, rokok juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan permanen pada pembuluh darah janin yang ada dalam kandungan serta meningkatnya resiko anak terserang penyakit kardiovaskuler. Dr. Cuno S. Uiterwaal dari University Medical Center Utrecht di Belanda menguraikan kondisi itu kemungkinan terjadi lantaran zat kimiawi dalam tembakau menembus plasenta, dan secara langsung merusak jantung serta sistem pembuluh darah janin di dalam kandung an yang sedang berkebang. “Parah- nya lagi bisa
mengakibatkan kerusakan jantung bersifat permanen,” tandasnya. by: ZOEL 9months
Read More..

TV Hambat Perkembangan Balita

TV Hambat
Perkembangan Balita


Menonton televisi atau mainan elektronik dengan layar yang memancarkan sinar biru dapat mengganggu kesehatan mata balita. Paparan sinar dengan panjang gelombang cahaya 400-500 nm berpotensi memicu terbentuknya radikal bebas dan menimbulkan luka fotokimia pada retina anak. “lensa mata balita masih sangat peka dan belum mampu menyaring bahaya sinar biru,” ungkap neurolog RSCM Dr. Hardiono Pusponegoro, Sp.A.(K) dalam Media Edukasi Modalitas Visual Optimalisasi Kecerdasan Anak, baru-baru ini di Jakarta.

Paparan sinar yang cukup lama
bisa merusak mata. Padahal, mata adalah modal anak untuk tumbuh dan berkembang. Jika terganggu, maka akan menghambat perkembangannya kelak. Hardiono mengutip sebuah penelitian, yang menunjukkan bahwa anak usia di bawah lima tahun yang menonton televisi 2 jam sehari, setelah usianya beranjak 6-7 tahun mengalami penurunan kemampuan membaca serta penurunan daya ingat (memori), membaca komprehensif, serta penurunan memori. “Selain itu, otak kehilangan stimulasi, kurang aktif bersosialisasi serta kehilangan tahapan perkembangan yang baik,” tandasnya. by: ZOEL 9months
Read More..

Kehamilan dan Autisme





Kehamilan & Autisme

Melahirkan bayi sehat adalah dambaan setiap ibu yang sedang hamil. Cemas sudah jamak sering menimpa ibu yang sedang hamil. Namun satu kecemasan yang seringkali menonjol sekarang ini apakah bayiku bakal lahir normal.

Pernah dengar anak autis? Pastinya semua ibu tak menghendaki anaknya menderita autis. Namun siapa yang mampu menolak kehadirannya. Apalagi sebelumnya orangtua pun tak tahu jika anaknya tumbuh dan berkembang menjadi anak penyandang autis.

Sampai saat ini orang meyakini bahwa autis disebabkan oleh faktor keturunan. Tapi ada juga yang berpendapat autis bisa terjadi karena selama hamil ibunya terpapar bahan kimia tertentu (mercury). Ada yang menduga akibat vaksinasi yang diberikan kepada si kecil saat masa petumbuhannya.

Namun semua itu masih menjadi misteri dan belum ada kepastian penelitian yang mendukung apa yang menjadi dugaan selama ini.

Pada tahun 1999 peneliti dari Universitas Florida menemukan dugaan keterkaitan antara autis dengan protein yang terdapat didalam susu. Meskipun ini juga belum terungkap benar.

Sejumlah penelitian lain pun belum berhasil mengungkap adanya kaitan masalah selama hamil dengan bayi autis. Satu-satunya faktor yang sering dituding menjadi penyebab bayi autis adalah Rubella atau virus lain selama ibu hamil.

Jika pasangan sudah pernah punya anak autis maka peluang bayinya autis meningkat sekitar 8%. Satu-satunya nasihat dokter yang rasanya klasik adalah wanita hamil sebaiknya menjalani hidup sehat dengan teratur dan kunjungan ke dokter juga harus teratur diimbangi dengan olahraga, vitamin prenatal dan tingkat aktivitas yang memadai.

Autis belum tentu disebabkan saat bayi berada dalam kan-dungan, namun dokter AS menyarankan ibu hamil membatasi konsumsi ikan tuna atau jenis ikan lain yang mungkin saja terpapar mercury. Bila memang mercury berdampak buruk pada kehamilan dan janin, bukan berarti menjadi penyebab autis, karena belum ada bukti konkrit mengenai hal ini.

Faktor genetika merupakan sebagian besar penyebab autis, namun pencemaran lingkungan dan paparan bahan kimia berbahaya juga berperan sebagai pemicu. Menurut neurolog anak Andrew Zimmerman, M.D rektor kepala bidang neurologi di John Hopkins University School of Medicine, bisa jadi ada hal lain yang bisa dideteksi saat janin masih di dalam rahim, itulah yang ingin diungkap tim riset.

Autis bukan penyakit fisik dan mental, tapi berkaitan dengan syndrome perilaku yang terjadi pada awal kehidupan yang disebut Autism Spectrum Disorders (ASD) dan lebih banyak menimpa anak laki-laki ketimbang anak perempuan.

“Autism penyebab utamanya genetik, tapi mestinya ada faktor lain yang ikut terlibat,” ujar Andrew yang juga ahli riset di the Kennedy Krieger Institute, Baltimore. Lingkungan juga mempengaruhi gen janin dan berdampak buruk pada perkembangan otak. Meski tak mudah menelusurinya, para ilmuwan memprediksi hasilnya akan berjalan lamban. “Jika riset autis ini permainan monopoli, maka kami sudah memulainya,” kata toxicologist Isaac Pessah, Ph.D., direktur pada the Children’s Center for Environmental Health and Disease Prevention di the University of California, Davis.

Karena otaknya seperti saling “terikat” satu sama lain, maka anak-anak autis sering bereaksi secara terus menerus terhadap sensasi suara atau sentuhan. Sebagian lainnya memiliki keterbatasan kemampuan berbahasa, bersosialisasi, berkomunikasi dan perhatian.

Beberapa ahli menduga, bayi terancam menderita autis justru pada awal trimester kehamilan.

Konsumsi obat untuk mengatasi morning sickness diduga sebagai biang keladi penyebab autis. Ibu hamil yang menelan obat antimual muntah di masa trimester pertama, terbukti 5% bayi yang lahir menjadi autis. Dokter lainnya menilai, kondisi stres berlebihan selama trimester pertama dapat mengakibatkan bayi menjadi autis.

Tudingan lain penyebab autis adalah hormon yang meningkat semasa prenatal, maksudnya, semakin besar hormon testosterone yang terkandung di dalam kan-dungan, akan semakin besar peluang bayi kelak menderita autis. Demikian menurut para ahli di the Centers for Disease Control and Prevention. by:YSM 9months/autism information center
. Read More..

Tuesday, 6 January 2009

Melahirkan di Tangan Bidan, Oke kah?


Melahirkan di Tangan Bidan,
Oke
kah?

Bidan memiliki makna lebih bagi masyarakat pedesaan, yakni sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Begitu pula halnya dengan masyarakat kota. Sebuah sumber mencatat, 90 persen kelahiran di kota-kota besar banyak ditangani bidan ketimbang dokter kandungan.


Pemeriksaan kehamilan sebaiknya dilakukan sedini mungkin atau tepatnya saat awal kehamilan dimana ibu sudah tidak mendapatkan haid dan tes urin sudah menunjukkan positif. Pemeriksaaan wala ini dilakukan untuk melihat kantung kehamilan (GS/gestational sac) apakah berada di dalam atau di luar dari kandungan, juga untuk melihat apakah kantung kehamilan berkembang dan berisi janin atau kosong tanpa janin, sebaiknya dilakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi) oleh dokter kandungan untuk memastikan kondisi kehamilan awal (early pregnancy)


Pada saat trimester kedua (3 bulan kedua) sebaiknya dilakukan pemeriksaan USG yang kedua untuk mengetahui kondisi janin baik perkembangan janin maupun kelainan bawaan janin, juga letak plasenta (ari-ari) dan jumlah air ketuban. Pemeriksaan USG kembali dilakukan diusia kehamilan trimester ketiga saat memasuki usia janin cukup bulan (aterm) untuk melihat kondisi janin sebelum dilahirkan.


Dari serangkaian pemeriksaan ini sudah dapat direncanakan tindakan medis yang akan dilakukan saat persalinan, apakah persalinan dapat diselesaikan secara pervaginam atau dengan tindakan intervensi (operasi), apakah proses persalinan bisa dilakukan oleh bidan, atau bidan dengan pengawasan dokter kandungan di rumah sakit atau langsung dilakukan operasi.


Untuk menciptakan suatu kondisi yang menyejukan dan menentramkan hati ibu hamil melewati masa kehamilan, baik bidan ataupun dokter spesialis kandungan dituntut untuk bisa menjalin keakraban. Untuk itulah motto dari Aspek Sayang Ibu harus diterapkan, dimana ibu dalam menjalani suatu kehamilan atau persalinan tidak merasa sendirian. Paling tidak, semua disiapkan baik bimbingan dari suami, keluarga, bidan maupun dokter kandungan.


Pada dasarnya, Menurut dr. Daniel D. Liyadi, Sp.OG dari RS. Puri Mandiri Kedoya, selama kondisi kehamilan dalam keadaan aman, pemeriksaan rutin hingga proses melahirkan dapat dilakukan oleh bidan. Karena, pada dasarnya setiap bidan telah memiliki prosedur standar perihal cara pemeriksaaan. Namun, tidak semua persalinan bisa ditangani bidan. Bidan umumnya hanya mampu menangani persalinan normal dimana proses persalinan dengan presentasi anak di jalan lahir adalah presentasi belakang kepala.


”Bidan dapat menolong suatu proses persalinan tanpa didampingi dokter kandungan asalkan proses persalinannya berlangsung dengan normal, pemantauannya tidak melewati partograf, keterampilan penolong yang baik. Dan tahu kapan waktu yang tepat untuk merujuk pasien,” katanya. Biasanya peranan dokter spesialis kandungan dibutuhkan saat ibu hamil melakukan pemeriksaan tambahan semisal ultrasonografi (USG).


USG biasanya digunakan seorang dokter spesiali kandungan untuk memantau keadaan janin di dalam kandungan. ”Baik posisi janin itu sendiri ataupun jika ditemukan adanya kelainan dari perkembangan janin, juga letak dari plasenta (ari-ari) dan jumlah air ketuban (cukup,kurang atau berlebihan), yang dengan pemeriksaan luar belum mencakupi hal ini. Peranan dokter spesialis kandungan sangat memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan tambahan ini,” urainya.


Dalam memilih bidan, Andapun patut cermat. Seorang bidan yang akan memberikan pelayanan persalinan diharapkan sudah mengikuti pelatihan APN (asuhan persalinan normal) yang diadakan oleh Divisi Fetomartenal POGI yang mana pelatihan ini adalah standarisasi dari semua tindakan untuk menolong suatu proses persalinan, sehingga proses persalinan ini bisa berjalan dengan aman,lancar tanpa masalah dikemudian hari. by: zoel 9 months Read More..

Monday, 15 December 2008

Caesar, tak sekedar menguras fulus


Caesar, Tak Sekedar Menguras Fulus

Bedah caesar atau yang disebut juga dengan c-section adalah proses persalinan dengan melalui pembedahan dimana irisan dilakukan di perut ibu (laparatomi) dan rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Bedah caesar umumnya dilakukan ketika proses persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan karena beresiko kepada komplikasi medis lainnya. Sebuah prosedur persalinan dengan pembedahan umumnya dilakukan oleh tim dokter yang beranggotakan spesialis kandungan, spesialis anak, spesialis anastesi serta bidan.

Belakangan ini, proses persalinan dengan jalan Caesar seolah menjadi trend. Jumlah peminatnya kian waktu terus meningkat. Di Indonesia, persalinan Caesar di rumah sakit pemerintah sekitar 11-15% dan di rumah sakit swasta saat ini dapat mencapai 30-40%. Kondisi serupa juga terjadi di negara lain. Di Amerika serikat misalnya, prevalensi persalinan caesar sekitar 29,1%. Rata –rata prevalensi Caesar di negara lain di dunia adalah sekitar 5-15% .

Badan Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa angka persalinan dengan bedah caesar adalah sekitar 10% sampai 15% dari semua proses persalinan di negara-negara berkembang Berbagai pertimbangan mengemuka akhir-akhir ini mengingat proses bedah caesar yang seringkali dilakukan bukan karena alasan medis.

Berbagai kritik pula mengemuka karena bedah caesar yang disebut-sebut lebih menguntungkan rumah sakit atau karena bedah caesar lebih mudah dan lebih singkat waktu prosesnya oleh dokter spesialis kandungan. Kritik lainnya diberikan terhadap mereka yang meminta proser bedah caesar karena tidak ingin mengalami nyeri waktu persalinan normal. Berdasarkan sebuah studi, jumlah operasi Caesar yang direncanakan (tanpa alasan medis) meningkat sampai 30%. Padahal, jika dilihat dari cost yang harus dikeluarkan, cukup menguras fulus.

Percayalah, jika semua tindakan tidak ada yang luput dari resiko, begitu pula caesar. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh dr. Andon Hestiantoro, Sp.O.G. Menurut beliau, persalinan dengan bedah Caesar terkait dengan kematian ibu justru 3 kali lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal. Angka kematian langsung akibat persalinan Caesar adalah sekitar 5.8 per 100.000 persalinan.

“Persalinan dengan bedah Caesar memiliki angka kesakitan lebih tinggi yaitu sekitar 27.3% dibandingkan dengan persalinan normal yang hanya sekitar 9% saja,” ungkap dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari fakultas kedokteran Universitas Indonesia.

Umumnya, caesar baru bisa ditempuh ketika ada indikasi medis. Dengan kata lain, tindakan caesar dilakukan ketika proses persalinan normal (vaginal) mengamcam keselamatan nyawa si ibu juga janin. Bisajuga dilakukan saat dokter nemenukan riwayat penyakit tertentu yang diderita si ibu sehingga tidak memungkinkan untuk melahirkan secara konvensional.

Beberapa indikasi medis persalinan Caesar:
1. Indikasi ibu:
a. Eklampsia (kejang dalam kehamilan)
b. Panggul sempit
c. Plasenta menutupi jalan lahir
d. Kelainan jantung pada ibu
e. Persalinan macet
f. Perdarahan banyak selama kehamilan
g. Infeksi dalam rahim
h. Dinding rahim yang menipis akibat bedah caesar atau operasi rahim sebelumnya.
i. Tumor dirahim, di indung telur atau di vagina yang menghalangi jalan lahir
2. Indikasi janin
a. Gawat janin
b. Bayi besar
c. Bayi letak lintang
d. Kehamilan triplet atau lebih
e. Kembar siam
f. Janin hidrosepalus

Namun, dokter Andon menuturkan, saat ini terjadi kecenderungan lain untuk indikasi persalinan dengan bedah Caesar. “Indikasi tersebut seringkali tidak sesuai dengan indikasi medis,” tuturnya. Beberapa indikasi bedah Caesar yang tidak sesuai dengan indikasi medis diantaranya adalah:
1. Faktor sosial:
a. Suami terlampau cemas dan menganggap istrinya tidak sanggup melahirkan normal
b. Suami kuatir vagina istri menjadi longgar
c. Riwayat infertilitas
d. Memilih waktu dan tanggal kelahiran
2. Faktor pemahaman ibu hamil yang salah
a. Lebih nyaman melahirkan dengan bedah Caesar karena tidak sakit
b. Melahirkan Caesar lebih aman dibandingkan dengan persalinan normal
c. Melahirkan Caesar bayi lebih pintar
d. Kuatir untuk dilakukan vakum atau forseps pada persalinan normal
e. Kuatir kepala bayi terjepit saat persalinan normal

Peningkatan risiko kesakitan bagi ibu hamil akibat persalinan Caesar yang dibandingkan dengan persalinan normal yaitu:
1. 5 kali lebih besar untuk mengalami henti jantung
2. 3 kali lebih besar untuk dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi)
3. 3 kali lebih besar untuk mengalami infeksi masa nifas
4. 2.3 kali lebih besar untuk mengalami komplikasi anestesi
5. 2.2 kali lebih besar untuk mengalami sumbatan pembuluh darah
6. 2.1 kali lebih besar untuk mengalami perdarahan banyak yang seringkali berakhir dengan pengangkatan rahim
7. 1.5 kali lebih besar untuk lebih lama dirawat di rumah sakit
Peningkatan risiko tidak hanya terjadi pada ibu, namun juga terjadi peningkatan risiko bagi bayi yang baru lahir terkait dengan cara persalinan Caesar. Seperti halnya, beresiko akan kematian bayi itu sendiri, gangguan pernafasan, trauma dan gangguan otak bayi. “Risiko yang dialami bayi baru lahir terkait persalinan Caesar adalah 3.5 kali lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal,” terang Andon

Apapun alasannya, namun yang pasti, setiap wanita hamil patut cermat menentukan proses persalinan yang hendak dilakukan. Sebab, cara persalinan merupakan hal yang sangat penting, karena sangat terkait dengan angka kematian dan angka kesakitan baik bagi ibu maupun bagi bayi yang baru dilahirkan. by: zoel 9 months
Read More..