Monday, 2 March 2009

Merawat Rambut Selama Kehamilan & Menyusui



Merawat Rambut Selama Kehamilan & Menyusui


Salah satu masalah rambut yang acapkali mendera wanita hamil adalah kerontokan. Menurut dr. Deby Susanti Vinski, Presiden Indonesian Institute of Aesthetics & Anti-Aging Medicine (IIAAAM), masalah rambut rontok semasa hamil umumnya disebabkan oleh faktor hormonal, stress serta kurang nutrisi.

”Pada awal kehamilan, produksi hormon estrogen dan progesteron yang seharusnya dikeluarkan pada akhir siklus menstruasi harus terhenti. Sebagai gantinya, diproduksi hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) oleh plasenta yang sedang tumbuh. Hormon HCG ini kemudian menstimulasi kembali produksi hormon estrogen dan progesteron dengan tingkat produksi yang tinggi,” tukasnya.

Pada bulan pertama hingga ke lima setelah kelahiran, terjadi kerontokan rambut. kerontokan rambut ini tak urung membuat para ibu khawatir. Terutama jika masalah kerontokan rambut ini terus berlanjut. Normalnya rambut akan rontok 100-125 helai sehari dan umumnya akan tumbuh lagi

Stress berlebih pada kehamilan juga dapat menaikkan tingkat hormon kortisol. Namun, terlalu banyak jumlah kortisol bisa mengakibatkan sistem tubuh menjadi lemah dan ini mengakibatkan gangguan kuku rapuh serta rambut rontok. ”Rambut yang rontok jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100-125 helai per hari dan tidak tumbuh lagi dengan jumlah yang seimbang. Kondisi inilah yang disebut dengan hair loss,” kata dokter specialis anti-aging pertama Indonesia lulusan Paris Perancis.

Belum ada waktu yang pasti kapan masalah kerontokan rambut tersebut bisa pulih. Rambut akan tumbuh kembali beberapa bulan kehamilan hingga setahun setelah melahirkan. Namun pemulihan ini bervariasi, karena keadaan hormonal setiap orang tidak sama.

Bebapa cara mengatasi kerontokan rambut diantaranya, melakukan perawatan yang extra, mengurangi stress, memastikan asupan nutrisi yang cukup. Dan saat masa menyusis usai, Anda dapat melakukan terapi perbaikan keseimbangan hormon jika masalah kerontokan masih berkepanjangan.

Jika masalah ini terus berlanjut, yang harus Anda melakukan:

  • Terimalah kenyataan namun bukan berarti Anda harus pasrah, carilah pertolongan ahli. Sebab, jika Anda telah mengenali penyebabnya, Anda pun akan tahu cara menanggulanginya.
  • Periksa ke dokter anti-aging untuk menemukan masalah hormone yang kurang optimal. Dokter bisa membantu untuk mendiagnosa secara tepat dan memberi terapi hormone alami.
  • Pilih model rambut yang dapat mengoreksi kekurangan Anda. Misalnya potongan rambut bertekstur layer yang dapat menambah volume dan menutupi bagian rambut yang mengalami penipisan.
  • Jika masa menyusui telah selesai, Anda bisa mendapatkan terapi obat atau laser untuk memberikan hasil yang efektif. by: 9 months

5 comments:

cessyaaaa, caroline said...

Real smile :) and relaxed, don't depression http://pangaloan.blogspot.com/

9months said...

yes absolutely right
agree with you
thankyou for coming

Rumah Islami said...

waktu saya hamil rambutku rontok...waktu menyusui sampai 2th anakku juga masih rontok...sampai saat ini juga rontok..bgmana ya...

9 months said...

@ rumah islami : coba diatasi dengan banyak mengkonsumsi makanan yang begizi, dan hindari stres... semakin dipikirin semakin stres nanti semakin rontok...

ochie said...

trima kasih atas kunjungan 9mths, sering2 mampir ke sini ah..bnyk info bermanfaat nih..kbtulan rambut saya lagi rontok jg tq info nya 9months..